balkoni
Saat ini yang menjadi sang guru adalah seorang spesialis forensic yang sedang menyelesaikan S3 kedeoteran klinik, menyelesaikan studynya di bidang bio etik. Mudah-mudahan selesai lekas, danmenjadi doctor di bidang bioetik pertama di Indonesia, amiin.
Beliau seoarang yang mengajarkan untuk kita selalu menghargai dan menikmati setiap proses dalam kehidupan, tidak mengkhawatirkan apa hasil dari suatu keadaan itu. Dalam menjalani proses itulah kita berjuang. Bapak (dr. dedi) selalu mengajarkan kita untuk selalu mengandalkan kekuatan dalam bepikir, terutama dalam menyelesaikan masala-masalah.
Disini saya coba berbagi teori yang di kemukannnya dalam menapaki setiap masalah. “teori BALKONI” bapak menyebutnya. Seperti halnya kita mengetahui, bahwa semisal rumah, memiliki sebuah balkon, yang tentunya terletak lebih tinggi dari permukaan rumah kita.
Dalam mengahdapi masalah, kita harus meletakan diri untuk melihat masalah dari “atas”, bukan dari sisi depan, belakang ataupun samping. Dari “atas” inilah kita dapat melihat seutuhnya. dan juga jangan sekali-kali kita turun ataupun terlibat bersama kusutnya masalah itu.kita bakal dapat melihat semuanya seutuhnya dari atas. Mencoba untuk meluruskan yang kusut tersebut, memilah-milahkannya.
Well…. Ntar sambung lagi, cuapekz…


Weih….masih rutin nge blog, bro….
gW juga dah dengar dari si Bos ni teori….tapi jujur ja gua agak sedikit tidak setuju dengan beliau…..
Soale kaloe cuma qta ngelihat dari atas, kita ga akan bisa ngelihat apa tulisan di baju bagian dada orang yang qta lihat….apa lagi untuk nge lihat bentuk pipih bola matanya…..
keep on bloging bro…………
iya seh yan….
itulah untung na kita, kita modifikasi laaa…
so, yang makin pinter murid jadi na kan???
yo i, seru ngeblog neh yan, meskipun g tau gmn hasil pengelolaan blog aq neh….
thanks, yan07
sip2…
daftarin blog loe di sini mo’…
http://freewebsubmission.com/
biar cepat masuk di Google search dan lain-lain
weleh…weleh belajarnya belum tuntas ya…..”go to balconi” adalah proses akhir ketika kita menghadapi masalah. Teori sebelumya adalah spiral….mendalami…mencoba rasakan untuk selanjutnya “go to balconi” untuk membuat suatu keputusan….
weih…………..ada si Bos…….
Lariiiiiiiiiiiiii………………….!